Beranda > Elektronika > GANBATTE GOVINDA IN ACTION

GANBATTE GOVINDA IN ACTION

Indonesian Line Tracer Competition 2010 (31 januari 2010)

Pada ILTC 2010 tim Ganbatte Govinda berjuang keras untuk mengalahkan sma-sma se-indonesia.

kami menurunkan 7 tim dengan nama yang sama (Ganbatte Govinda) dan semua robot kami menggunakan design mirip becak yang memiliki keunggulan pada tikungan.

Terdapat 160 tim robot dengan design yang berbeda-beda. Dari 7 tim robot yang kamu turunkan, hanya 3 tim yang dapat lolos ke babak selanjutnya yakni 32besar. Dengan catatan waktu 10,31 detik tim Chief Ganbatte Govinda, 10,33 detik tim Allenatore Ganbatte Govinda, dan 10,53 detik tim New Ganbatte Govinda.

Kami sempat khawatir ketika melihat bahwa top speed pada penyisihan adalah 8,6 detik karena robot lawan menggunakan catu daya 9 volt. Akhirnya dengan cermat saya melakukan perombakan pada ban dan mengganti semua baterai menjadi baru. Dan hasilnya cukup memuaskan, pada babak 32 besar ketiga robot kami mampu meninggalkan lawan-lawan dan unggul dengan waktu 8,9 detik tim Allenatore Ganbatte Govinda, 9 detik tim Chief Ganbatte govinda dan 9 detik tim New Ganbatte Govinda.

Namun pada 16 besar tim kami harus saling berhadapan, yakni tim Allenatore Ganbatte Govinda melawan tim Chief Ganbatte Govinda. Sedangkan New Ganbatte Govinda harus menghadapi robot yang mendapat top speed. Alhasil Allenatore Ganbatte Govinda unggul tipis dengan catatan waktu 8,2 detik sedangkan Chief Ganbatte Govinda dengan catatan waktu 8,7 detik. Dan tim New Ganbatte Govinda harus mengakui keunggulan tim lawan. Sehingga kami hanya menyisakan 1 tim pada 8 besar.

Pada 8 besar kami harus menghadapi tim dengan robot dengan catu daya 9 volt, sedangkan kami hanya menggunakan catu daya 6 volt. Namun ternyata kami bisa mengungguli tim lawan dengan jarak yang cukup jauh. Kami unggul dengan waktu hanya 7,9 detik sedangkan tim lawan dengan waktu 10,2 detik. Sehingga kami berhak maju ke partai final.

Pada partai final, kami harus menghadapi 3 robot terbaik di setiap grup. Pada saat melawan robot pertama kami mampu menang dengan sangat mudah, mulai dari track datar hingga melewati tanjakan dan pada track menurun robot kami juga mampu melewati tanpa halangan.

Pada saat partai kedua kami juga mampu unggul dengan cukup mudah pada saat menghadapi tim robot dari SMA Khotijah Surabaya.

Namun, pada saat partai terakhir, kami tidak memiliki persediaan baterai yang masih baru, hingga robot kami harus menggunakan baterai yang telah dipakai pada penyisihan. Alhasil, robot kami yang menggunakan catu daya hanya 6 volt harus mengakui keunggulan tim robot dari Gresik dengan robot yang menggunakan catu daya 9 volt.

Meskipun hanya meraih juara 2 nasional kami merasa cukup puas karena robot kami jarang menemui kesulitan ataupun masalah yang serius. Alhamdulillah Tim Allenatore Ganbatte Govinda, robot yang dikerjakan hanya semalam sebelum pagi harinya harus bertemu tim robot se-indonesia, mampu berbuat banyak dan bisa mengangkat trophy juara.

Alhamdulillah

… Thx God …

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: