Beranda > Uncategorized > Polisi Bubarkan Bonek Dengan Gas Air Mata

Polisi Bubarkan Bonek Dengan Gas Air Mata

Ratusan personel gabungan Sabhara Polrstabes Surabaya dan Brimob Polda Jatim diterjunkan di sepanjang Jalan Tol terutama di KM 7 dan KM 6 dari Perak-Waru.

Tindakan tegas juga dilakukan petugas untuk membubarkan ratusan warga yang bersiaga di sepanjang KM 6-7 kawasan Sukomanunggal. Tindakan tegas itu, penembakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa.

Kapolretabes Surabaya, Kombes Pol Tri Mariyanto kepada detiksurabaya.com mengatakan, pihaknya sudah menurunkan ratusan personel gabungan dari Polrestabes Surabaya dan pasukan Brimob Polda Jatim.

“Kurang lebih ada 400 personel gabungan lebih yang kita terjunkan untuk melakukan penyisiran dan menghalau massa yang bersiaga dengan membawa batu dan balok kayu di pinggir Jalan Tol,” katanya saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (7/3/2013).

Tri menegaskan, dirinya memerintahkan kepada personel gabungan untuk menindak tegas massa yang melakukan tindak kriminal terhadap pengguna jalan tol. “Kalau sudah melakukan perampasan dompet dan tas segala macam milik pengguna kendaraan di jalan tol kan sudah keterlaluan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Tri, dalam aksi massa yang bersiaga di pinggir tol untuk balas dendam terhadap rombongan suporter Aremania menyebutkan sejak sore hari hingga malam ini ada dua bus umum yang kacanya pecah akibat dilempar batu.

“Bus itu awalnya diduga ditumpangi suporter Arema dan massa juga sempat menghentikan dan mensweeping. Tapi itu sore tadi,” ujarnya.

Tri menegaskan, saat ini kondisi Jalan Tol dari Perak mengarah ke Waru sudah kondusif meski masih ada antrean kendaraan akibat volume. “Petugas akan tetap kita siagakan disana untuk mengantisipasi aksi massa yang melakukan pelemparan batu terhadap rombongan bus Aremania,” pungkasnya.

Ketika ditanya, apakah ada penembakan gas air mata untuk membubarkan massa di sepanjang jalan tol di kawasan Sukomanunggal? Tri membenarkan kejadina tersebut. “Memang ada, karena massa yang berusaha dihalau tetap bertahan, makanya kita tembak gas air mata,” jawab Tri.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: