Beranda > Uncategorized > Tawuran Suporter Arema vs Warga di Tol, Semua Berawal dari Aremania

Tawuran Suporter Arema vs Warga di Tol, Semua Berawal dari Aremania

Surabaya – Suporter Persebaya (Bonek) mengakui terlibat saling lempar batu dengan rombongan Aremania saat melintas di jalan tol. Aksi pelemparan dilakukan setelah adanya aksi pengrusakan yang dilakukan Aremania sepanjang perjalanan.

“Gesekan itu diawali dari teman-teman Arema sendiri yang melakukan pengrusakan sepanjang perjalanan menuju Surabaya. Melihat seperti ini kami pun tak ingin kota kami rusak dan kami juga sempat bilang, lho kok koyok ngene, mangkane arek-arek jogo supoyo Suroboyo gak dirusak (Lho kok seperti ini, makanya teman-teman jaga agar Surabaya tidak dirusak),” kata Sinyo, salah satu koordinator Bonek, Kamis (7/3/2013).

Sinyo mengaku belum mengetahui pasti insiden pertama aksi saling lempar antara Bonek dengan rombongan Aremania di tol Jambangan-Perak. “Saat itu memang teman-teman (bonek), tapi saya masih belum dapat info pastinya seperti apa. Yang pasti, saya yakin itu imbas dari aksi pengrusakan yang dilakukan Aremania,” ungkap Sinyo.

Salah satu koordinator suporter Bonek ini menambahkan, pihaknya yang mengetahui pasti kejadiannya saat terjadi aksi tawuran di KM 7 dan KM 6 atau disekitar wilayah Simo.

Sinyo menegaskan jika aksi saling lempar di kawasan Simo terjadi antara Aremania dan warga. “Kalau itu dengan warga. Kalau bilang koridor suporter kan tidak perlu membawa sajam. Apalagi mereka (Aremania) merusak rumah dan warung milik warga,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini sudah meredam dan berusaha menahan emosi para Bonek agar tidak melakukan aksi pembalasan terhadap Aremania. “Pasca kejadian siang tadi, kami langsung koordinasi dan men-share ke korwil-korwil di Surabaya maupun di daerah agar meredam emosinya dan tidak melakukan aksi pembalasan,” harapnya.

Sinyo juga berharap kepada pihak keamanan dan Aremania agar selama perjalanan kembali dari Gresik menuju Malang menggunakan jalur lain. “Ini semua untuk mengantisipasi terjadi gesekan kembali. Kami sudah berusaha. Kan tipe orang itu berbeda-beda, satu dikasih tahu yang lain yang jalan. Intinya kami sudah berusaha meredam,” tandas Sinyo.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: